Inforrmasi Tentang Player E-Sports

Potato Inspirasi Generasi Baru Esports Indonesia di PUBG Mobile

Potato Inspirasi Generasi Baru Esports Indonesia di PUBG Mobile – Sharfan Syahman Shodiq dikenal secara profesional sebagai Potato, adalah salah satu pemain esports PUBG Mobile profesional asal Indonesia yang paling dikenal di skena kompetitif Indonesia dan Asia Tenggara. Ia lahir pada 23 Mei 2002, yang berarti saat ini berusia 23 tahun dan sudah berstatus rsu-aisyiyah-klaten.id sebagai atlet esports profesional yang berpengalaman.

Potato dikenal karena keahliannya di PUBG Mobile, baik dalam pertempuran tim maupun strategi kompetitif. Ia juga pernah menjadi bagian dari Timnas Esports PUBG Mobile Indonesia, menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu pemain terbaik di tanah air.

Perjalanan Karier di Dunia Esports

Potato memulai karier profesionalnya di PUBG Mobile sejak 13 Juli 2019 ketika ia bergabung bersama tim Aerowolf LIMAX. Di tim ini, Potato mulai menarik perhatian publik kompetitif karena performanya yang konsisten dan kemampuan bermain yang strategis.

Kariernya semakin menanjak ketika ia bersama Aerowolf LIMAX meraih gelar juara di PUBG Mobile Pro League Indonesia (PMPL ID) Season 2 pada tahun 2020 — sebuah pencapaian besar di tingkat nasional yang membuka rsnurrohmah.co.id jalan bagi Potato untuk dikenal lebih luas.

Pindah ke Alter Ego dan Prestasi Internasional

Setelah sukses bersama Aerowolf LIMAX, Potato kemudian berpindah ke tim Alter Ego Ares. Di sini kariernya terus berkembang dan ia turut membawa timnya meraih prestasi penting di kompetisi tingkat regional.

Salah satu momen terbesar adalah ketika Potato dan Alter Ego Ares berhasil menjadi juara PUBG Mobile Super League Southeast Asian Spring pada April 2023, turnamen yang mempertemukan tim-tim kuat dari Asia Tenggara.

Selain itu, ia juga tampil di PUBG Mobile Global Championship (PMGC) sebanyak dua kali bersama tim yang berbeda — pengalaman berharga di panggung dunia.

Peran di Timnas Esports Indonesia

Potato tak hanya berjaya di level tim profesional, tetapi juga dipercaya mewakili Indonesia di ajang SEA Games sebagai bagian dari timnas PUBG Mobile Indonesia. Ia sudah dua kali menjadi bagian kompetisi ini, pertama di SEA Games 2022 di Vietnam dan kemudian SEA Games 2023 di Kamboja, di mana timnya finish di posisi kelima.

Kepercayaan di level nasional bukan hanya prestise — tetapi juga bukti bahwa Potato termasuk dalam jajaran talenta terbaik PUBG Mobile Indonesia.

Tantangan dan Kebangkitan Kariernya

Karier esports tak selalu mulus. Pada awal 2024, Potato sempat mengalami masa transisi ketika ia memilih menjadi analis tim setelah kegagalan di PMGC 2023. Keputusan ini menunjukkan kematangan berpikir seorang profesional yang mengevaluasi perannya dalam skena kompetitif.

Namun, semangat dan tekadnya kembali muncul ketika VOIN DONKEY ID — tim yang menaunginya — merekrutnya lagi sebagai pemain aktif. Ia membuktikan kualitasnya dengan membantu tim tersebut mencapai PMGC pertama mereka.

Gaya Main dan Ciri Khas Potato

Sebagai pemain, Potato dikenal sebagai sosok yang paham strategi dan memiliki kemampuan mekanik tinggi. Bahkan dalam wawancara, ia pernah mengungkapkan senjata favoritnya di PUBG Mobile, termasuk M416, SCAR-L, UZI, UMP45, dan Thompson SMG — yang menunjukkan selera bermainnya yang fleksibel dan agresif di berbagai situasi tempur.

Warisan di Dunia Esports

Potato bukan sekadar nama — ia merupakan cerita tentang ketekunan, adaptasi, dan semangat berkompetisi di dunia esports yang kompetitif. Dari pemain muda yang memulai kariernya di tim nasional, hingga menghadapi tantangan dan kembali ke panggung besar, perjalanan Potato memberikan inspirasi bagi generasi prospek esports Indonesia.

Prestasinya di PMPL, SEA Games, hingga ajang global seperti PMGC menunjukkan bahwa Potato bukan hanya pemain hebat, tetapi juga figur penting bagi perkembangan PUBG Mobile Esports di Indonesia.

Exit mobile version